Pages

Selasa, 05 Juli 2011

Pengenalan Macromedia Flash

Apa flash itu??
"Dapet tugas flash nhe" mungkin kalimat itu sering terdengar di kalangan para pelajar 2011 nhe. Gak cuma di kalangan mahasiswa, tapi kerap kali siswa SMP pun sudah mengenal istilah ini. Yuk kita pelajari juga....
Flash adalah sebuah tool yang banyak digunakan oleh para designer atau pengembang untuk membuat presentasi, aplikasi, atau konten lainnya yang memerlukan interaksi user. Dalam flash ini, kita dapat melibatkan animasi, video, audio, presentasi komplek, aplikasi, dan lain sebagainya. 
Percaya gak percaya, mahasiswa D3 aja pelajari program ini. Jadi buat kamu- kamu yang sudah dapat pelajaran ini dari SMA, lebih- lebih SMP, patut bangga dew. Keunggulan lain dari fash ini adalah ukuran file-nya yang kecil, jadi sangat sesuai untuk membuat konten aplikasi berbasis internet.

Apa saja bagian dokumen flash??
Ketika membuat sebuah dokumen flash, kerjaan akan tersimpan dengan ekstensi .fla
Dokumen flash sendiri terbagi menjadi 4 bagian utama:
1. Stage, tempat bikinan kamu akan tampil selama playback
2. Timeline, tempat semua grafik dan elemen lain akan muncul sesuai keinginanmu.
3. Library, panel yang memperlihatkan daftar dari elemen media dalam dokumen flash-mu.
4. Action script, bahasa pemograman buat nambah interactivity.

Selain bagian- bagian utama tersebut, ada juga bagian-bagian lainnya, yaitu:
  • Panel tools, terdiri atas tool- tool untuk menggambar, mewarna, dan menyeleksi objek.
  • Panel action, merupakan tempat dimana kamu bisa menuliskan action script.
  • Panel properties: merupakan tempat dimana kamu bisa mengatur properti- properti dari  dokumen, tool, atau objek.
  • Panel colour, merupakan tempat untuk membuat, mengubah warna solid, dan gradient feel dari sebuah objek.
  • Panel library, merupakan tempat dimana flash memperlihatkan objek- objek yang kamu buat.
  • Panel Align, untuk mengatur posisis objek yang terpilih menurut sumbu horisontal atau vertikal.
  • Panel Component, merupakan tempat dimana terdapat komponen komponen standar dari flash. 

Nah, inilah dasar dasar flash yang perlu kita ketahui.

Sabtu, 09 April 2011

Contoh Seloka


Pantun berkait/seloka adalah pantun yang larik 2 dan larik 4 bait yang atas atau yang mendahuluinya (1) menjadi larik 1 dan 3 pada bait berikutnya (2). Seloka merupakan salah satu bentuk sastra lama. 

Contoh seloka:
Warna merah menghias buku
Indah nian kian ku pandang
Anak kecil menangis sendu
Seharian ia tak makan
               Indah nian kian ku pandang
               Kalau boleh tentu ku mau
               Seharian ia tak makan
               Adakah besuk nasi dan lauk
Kalau boleh tentu ku mau
Namun sayang itu milikmu
Adakah besuk nasi dan lauk
Walau sekedar pengganjal perut
by: Zahra Zain

Selasa, 15 Maret 2011

SESORAH


               Sesorah iku ngandharake gagasan, panemu, utawa informasi ana ing sangarepe wong akeh kanthi lesan. Supaya digatekake, sesorah kudu disampekake kanthi nengsemake.
               Patrape wong wasis guneman:
1.Solah bawane kang lumrah, tatag, lan ora kaku.
2.Ndeleng marang wong kang diajak guneman.
3.Nampa panyendu utawa usulan.
4.Solah bawane nengsemake.
5.Lancar gunemane.
6.Angen-angene logis.
7.Mumpuni utawa nguwasani apa kang dirembug.
8.Miwiti anggone micara menawa wis antuk palilah lan swasanane apik.
9.Urmat lan nuwuhake rasa paseduluran sarta ana prenesane utawa geguyone.
10.Gandhang swarane

Kang ora kena ditindakake nalika sesorah:
1.Ngadeg tanpa nggatekake papan panggonan.
2.Ngadeg kanthi lendhehan podium.
3.Ngadeg kaku, utawa kosok baline loyo ora ana greget.
4.Ngadeg kanthi sikil kang rapet, utawa kosok baline kanthi mbegagah.
5.Ngadeg kanthi lelambaran sikil siji.
6.Slaga kang digawe- gawe.
7.Ngguyu kanthi digawe- gawe.
8.Mbesengut.
9.Gugup.
10.Ndhingkluk , utawa kosok baline tansah tumenga(ndangak).
11.Ngobahake awak kanthi ora trep karo kang digunem.
12.Kukur- kukur.
13.Nglebokake tangan ing sak clana.
14.Ora nggatekake kang diajak guneman.

Minggu, 13 Maret 2011

Sejarah, Perkembangan, Jebakan & Pengaruh Facebook


Facebook bukan lagi menjadi hal asing bagi remaja, bahkan anak- anak SD pun sudah memiliki akun facebook atau yang biasa disebut FB ini. Penggunaan facebook akan membawa manfaat jika digunakan sebgaimana mestinya dan tidak berlebihan. Namun sadarkah bahwa facebook menimbulkan banyak madhorot bagi penggunanya?

Sejarah Facebook
Sedikit kita akan membahas tentang sejarah singkat lahirnya facebook. Gak lucu donk kalau tiap hari menggunakan facebook tapi gak tau sejarahnya.....
Facebook adalah jejaring sosial yang dibuat oleh Mark Zuckerberg pada tanggal 4 Februari 2004 dengan tujuan awal digunakan untuk komunikasi mahasiswa universitas Harvard. Namun lama kelamaan target penggunaan menjadi seluruh mahasiswa dan masyarakat umum di seluruh dunia. Awalnya facebook dengan situs www.facebook.com ini bernama thefacebook dengan situs www.thefacebook.com

Perkembangan facebook di Indonesia
               Indonesia menjadi the fastest growing country on facebook in Southeast Asia. Bagaimana tidak.....? Perkembangan penggunaan facebook di Indonesia pada tahun 2008 saja mencapai 645%. 700 ribu dari 150 juta orang pemakai situs yang mulai dibuka untuk umum pada tahun 2006 ini adalah orang Indonesia. Facebook menjadi situs ranking kelima yang paling banyak diakses di Indonesia.

Jebakan Facebook
1.Status palsu, gak penting, dan curhat.
Status memang berisi apa yang kita pikirkan atau kita lakukan, bisa juga dibilang uneg-uneg kita. Tapi apa sudah pasti bahwa status yang ditulis seseorang sesuai dengan keadaan sesungguhnya?
Kadang kita juga mendapati status yang gak penting seperti “Hujan nih”, “Ngantuk banget” atau lebih parahnya hanya menulis satu kata seperti “Aduh”, atau bahkan hanya satu huruf yang semakin tidak jelas maksudnya.
Facebook juga menjadi ajang curhat. Umumnya yang namanya curhat itu kan dengan orang yang sangat dipercaya yang diharapkan bisa memberi solusi terbaik. Lah ini....? Curhatan bisa dibaca semua orang. Waduh duh...
2. Album foto menampilkan foto spesial, tag orang yang tidak sopan, terbongkarnya kehidupan  seseorang di masa lalu.
Ini nih yang bahayanya terlihat sangat nyata. Telah marak juga penyalahgunaan foto di dunia cyber. Beberapa foto yang tidak kita inginkan juga dapat muncul karena tag teman. Foto yang menggambarkan masa lalu yang buruk juga dapat diketahui oleh orang lain.
3. Komentar tak terukur dan melanggar etika.
Komentar yang berlebihan tidak dapat dihindari. bahkan terkadang komentar- komentar tersebut kurang sopan dan melanggar etika.
4. Trend baru, koleksi foto lawan jenis.
Dengan adanya facebook, bukan hal yang sulit untuk mendapat foto orang yang kita inginkan. Hal ini dapat menjadi trend yang dinilai kurang sesuai dengan norma, terutama syariat Islam.

Pengaruh facebook
Beberapa pengaruh buruk facebook, utamanya di kalangan remaja diantaranya:
1.Kurangnya waktu belajar dan waktu berinteraksi dengan orang lain secara langsung.
2.Pola hidup menjadi tidak teratur karena lupa waktu
3.Buang-buang uang
4.Beredar kata-kata yang tidak semestinya disampaikan
5.Timbul kesalahpahaman
6.Timbul hubungan yang menjurus pada kemaksiatan
dll.

Solusinya....
Terus gimana donk mengatasinya? Berikut beberapa hal yang bisa dilakukan
1.Menjadikan Islam sebagai dasar dalam melakukan perbuatan
2.Menyesuaikan dunia maya dengan dunia nyata, semua ada konsekwensi dan etikanya
3.Menjaga dasar- dasar pergaulan lawan jenis dalam Islam (ghudul bashar, tidak ikhtilat, tidak khalwat, dan menjaga lisan
4.Hati-hati dengan data pribadi
5.pandai-pandai memilih teman
6.Tidak menggunakan facebook secara berlebihan untuk menghindari kecanduan
7.Bersikap baik, hindari konflik dan perdebatan

Selasa, 08 Maret 2011

WAWANCARA


Sering kali kita mendengar kata wawancara dan yang ada di benak kita pasti ada dua orang yang saling bertanya jawab. Perlu bagi kita untuk mengetahui apa yang dimaksud dengan wawancara itu sendiri. Secara bahasa, wawancara diartikan sebagai berikut:
Wawan berarti lawan.
Cara berarti wicara atau bicara.

Dari keterangan di atas dapat disimpulkan bahwa wawancara adalah kegiatan menggali informasi dari lawan bicara atau narasumber.
Narasumber biasanya orang yang ahli pada bidang tertentu atau orang yang mengetahui suatu masalah yang dibicarakan.
Yang darus dilakukan sebelum dan sesudah melakukan wawancara:
1. menentukan topik yang akan ditanyakan
2. menentukan tujuan wawancara
3. menyusun daftar pertanyaan
4. menentukan narasumber yang akan diwawancarai
5. membuat kesepakatan dengan narasumber tentang waktu dan tempat wawancara
6. melaksanakan wawancara
7. mencatat pokok-pokok informasi yang diperoleh  dari wawancara
8. menyusun hasil wawancara atau melaporkan hasil wawancara.

Jenis wawancara:
1. wawancara sertamerta: dilakukan secara spontan atau langsung.
2. wawancara dengan petunjuk umum: pewawancara membuat kerangka atau pokok-pokok materi yang akan ditanyakan terlebih dahulu
3. wawancara dengan daftar pertanyaan yang dibakukan: pewawancara    mengajukan pertanyaan-pertanyaan kepada narasumber dengan membacakan daftar pertanyaan yang sudah disusun.
Di antara ketiga jenis wawancara tersebut, yang dianggap paling efektif adalah wawancara dengan petunjuk umum, karena tidak kaku seperti wawancara dengan daftar pertanyaan yang dibakukan, namun tetap ada persiapan, tidak seperti wawancara sertamerta.
Petunjuk dalam proses wawancara:
1. Pendahuluan
               pewawancara membuat janji dengan narasumber.
2. Pembukaan
               Awalilah wawancara dengan pembicaraan ringan terlebih dahulu
3. Tahap inti
               Ajukan pertanyaan-pertanyaan secara sistematis, singkat, dan jelas.
4. Penutup
               Akhiri wawancara dengan kesan yang baik dan menyenangkan.
5. Pelaporan
               Buatlah laporan hasil wawancara dengan memperhatikan semua jawaban yang      diberikan narasumber
Seorang pewawancara hendaknya bersikap sebagai berikut:
1. bersikap sopan santun berbicara
2. tidak bersikap menggurui dan mengatur narasumber
3. berani tampil dan tidak minder
4. mengajukan pertanyaan sesuai dengan topik dan tujuan
5. mengajukan pertanyaan secara rinci dan lengkap
6. kreatif dalam bertanya
7. bertanya dengan jelas dan gaya bicara sesuai
8. mengatur intonasi dan mimik
9. penampilan wajar dan sopan
10. lancar dalam mengajukan pertanyaan
Model penulisan hasil wawancara:
1. dialog
               Hasil wawancara dituliskan dalam bentuk tanya jawab. Pertanyaan pewawancara dan                jawaban narasumber ditampilkan secara berurutan.
2. narasi
               Hasil wawancara dituliskan dalam bentuk esai narasi. Penulisan ini dilakukan secara                kronologis sesuai dengan urutan penyampaian pertanyaan dan jawaban narasumber.

Laporan hasil wawancara:
1. pendahuluan, yang meliputi:
               a. Latar belakang pelaksanaan wawancara
               b. Tujuan wawancara
               c. Nama instansi atau narasumber yang   diwawancarai
               d. Waktu dan tempat dilaksanakannya wawancara
2. Inti, yang meliputi:
               a. Informasi tentang berbagai hal sesuai dengan   pokok masalah yang telah direncanakan
               b. Uraian tentang analisis hasil waw
ancara

3. penutup, yang meliputi
:
               a. Kesimpulan
               b. Saran-saran
Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam penulisan laporan hasil wawancara:
1. penulisan hendaknya me
nggunakan ejaan dan tata bahasa baku
2. penulisan hendaknya tidak melakukan penafsiran yang terlalu jauh (berlebihan)
dari batas hasil wawancara
3. pilihlah informasi yang penting dan relevan dengan masalah yang dirumuskan
4. penulis hendaknya memelihara kerahasiaan dan menjaga nama baik narasumber

Contoh pertanyaan wawancara
Tema: produksi
Tujuan wawancara: untuk mendapat informasi mengenai produksi tahu
  • Sejak kapan mulai memproduksi tahu?
  • Apakah ada kesulitan dalam memperoleh bahan baku pembuatan tahu? Dari mana biasa memperoleh bahan baku?
  • Dalam produksi, masih menggunakan cara tradisional atau sudah menggunakan mesin? Bagaimana proses pembuatannya?
  • Berapa banyak tahu yang bisa diproduksi dalam sehari?
  • Berapa jumlah karyawan yang berperan dalam kegiatan produksi?
  • Adakah kemampuan khusus yang harus dimiliki pekerja?
  • Kemana saja tahu itu didistribusikan?
  • Bagaimana teknik pemasarannya?
  • Berapa omzet tiap harinya?
  • Langkah apa yang anda lakukan untuk bisa bersaing dengan yang lain?